My Healthy Yoghurt

Kontak Kami

08119333722 / +628119333722

EMAIL

admin@myhealthyyogurt.co.id

Pin BBM

D20350CF

Sebuah Riset Di Jerman

Jumat, 26 September 2014

Yogurt Hentikan Diare pada Anak Pada dasarnya Yogurt memiliki manfaat untuk kesehatan pencernaan. Yogurt juga terbukti menjadi makanan pengganti untuk batita yang alergi susu sapi karena intoleransi laktosa. Bahkan pernah ada kejadian dimana setelah menjalani terapi yogurt selama beberapa bulan, seorang anak yang sebelumnya harus mengonsumsi susu kedelai akhirnya sembuh dan "kebal" terhadap susu sapi.   Memang banyak sekali manfaat yogurt yang pasti sudah pernah kita dengar. Tapi apakah kita sudah pernah dengar yang satu ini? Yogurt, atau produk probiotik lain, juga dipercaya dapat menyembuhkan serangan diare pada anak!   Dalam sebuah studi yang dilakukan para peneliti Jerman pada tahun 2008, terlihat bahwa terapi probiotik sebaiknya dilakukan sedini mungkin pada bayi dan batita yang mengalami diare. Bila tak ditangani dengan tepat, diare pada anak memang bisa menyebabkan kematian.  Para peneliti Jerman secara spesifik mengevaluasi makanan probiotik E. coli Nissle 1917 atau EcN, yang terlisensi di Eropa untuk mengatasi penyakit yang berkenaan dengan usus, sejak ditemukan pada tahun 1917.     Faktanya, di dalam usus besar tinggal sekitar 500 jenis mikroba dengan 100 triliun bakteri di dalamnya. Ada jenis bakteri yang "jahat" seperti E coli (yang dapat menimbulkan diare), dan jenis bakteri yang "baik" seperti Lactobacillus dan Bifidobacteria yang menyehatkan tubuh kita. Kedua jenis bakteri yang "bersahabat" bagi manusia ini sering digunakan sebagai kandungan probiotik yang semakin populer di berbagai penjuru dunia termasuk Indonesia. Produk probiotik, atau suplemen bakteri hidup ini, antara lain yogurt, kefir, dan susu asam.   Sebanyak 151 bayi dan batita yang mengikuti survei di Jerman  tersebut  sembuh lebih cepat berkat EcN sebagai bagian dari pengobatannya, dibanding yang hanya melakukan perawatan dengan obat-obatan. Secara rata-rata, anak yang tidak menerima probiotik baru akan sembuh tiga hingga empat hari lebih lama.

Riset ini juga telah dilakukan dibeberapa negara besar lainnya yaitu, amerika, inggris, australia, yunani, jepang, dan dibenua Eropa lainnya